Istilah-istilah dalam Permainan Tenis Lapangan

Gulbis menyervis ke David Nalbandian pada Pacific Life Open 2008.
Gulbis menyervis ke David Nalbandian pada Pacific Life Open 2008.
  • Ace – Servis yang dilakukan pemain di mana bola masuk dan tidak dapat dijangkau oleh pemain lawan.
  • Ad court – Bagian sisi kiri dari lapangan tenis terhadap masing-masing pemain.
  • Advantage – Poin ketika seseorang telah mendapatkan poin di atas deuce dan hanya butuh satu poin lagi untuk memenangkan sebuah game.
  • All-court – Tipe permainan yang menggabungkan seluruh tipe yang ada di tenis termasuk serve and volley, dan baseline.
  • Alley – Daerah pada lapangan tenis di antara garis single dan double.
  • Approach shot – Pukulan yang digunakan sebagai set up sebelum pemain maju ke depan net, umumnya menggunakan pukulan slice atau topspin yang lebih cepat dari pukulan dalam suatu reli.
  • ATP – Association of Tennis Professionals, Asosiasi tenis putra profesional.
  • ATP Champions Race – Sistem perhitungan peringkat pemain ATP berdasarkan poin yang dikumpulkan mulai pada awal tahun hingga akhir tahun. 8 pemain teratas pada akhir tahun akan bertarung pada ATP Tennis Masters Cup.
  • Australian formation – Formasi yang digunakan di permainan ganda di mana pemain yang berada di depan net berdiri di tengah net untuk menghadang bola kembali yang datang menyilang (cross court).
  • Backhand – Jenis pukulan tenis di mana punggung tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan dan pemain memukul bola menggunakan bagian belakang dari raket.
  • Backspin – (dikenal juga sebagai slice atau underspin), pukulan yang memberikan efek putaran ke belakang setelah bola dipukul.
  • Backswing – Bagian dalam fase pukulan tenis di mana raket diayunkan ke belakang dalam rangka persiapan untuk memukul bola dengan ayunan ke depan.
  • Bagel – Kemenangan atau kekalahan set dengan skor 6-0.
  • Ball Person – Seseorang (laki-laki atau perempuan) yang bertugas untuk memungut bola pada pertandingan tenis.
  • Baseline – Daerah di luar garis akhir dari zona permainan di dalam lapangan tenis.
  • Baseliner – Tipe permainan yang sering bermain di daerah baseline dan sangat mengandalkan kualitas pukulan groundstroke-nya.
  • Big serve – Servis yang kencang dan bertenaga, umumnya memberikan keuntungan bagi pemain yang melakukannya.
  • Block – Sebuah pukulan bertahan yang menggunakan sedikit ayunan, umumnya ketika melakukan pengembalian servis (return).
  • Breadstick – Kemenangan atau kekalahan pada set dengan skor 6-1
  • Break – Memenangkan game dalam posisi menerima servis, maka disebut serve break.
  • Break back – Memenangkan game dalam posisi menerima servis setelah sebelumnya kehilangan game dalam posisi memegang servis.
  • Break point – Satu poin tertinggal untuk dapat melakukan break (atau pada posisi skor 30-40); double break point/ two break points pada skor of 15-40; triple break point pada skor 0-40
  • Buggy Whip – Pukulan forehand yang memiliki ayunan dari bawah ke atas dan tidak melakukan followthrough seperti yang normal (ayunan melintasi badan) melainkan berakhir di sisi badan yang sama.
  • Bye – Fase dalam turnamen di mana pemain otomatis melaju ke babak berikutnya tanpa melawan pemain lain.
  • Call – Penilaian dari hakim garis yang mengatakan bahwa bola ke luar daerah permainan.
  • Cannonball – Ungkapan lama yang menjelaskan sebuah pukulan servis yang flat dan keras.
  • Can Opener – Pukulan servis dari pemain yang mendarat di pertemuan antara garis batas permainan single dengan garis servis.
  • Carve – Jenis pukulan yang menggabungkan pukulan sidespin dan underspin.
  • Challenge – Peraturan baru di mana pemain dapat mengajukan peninjauan ulang terhadap bola yang dianggap keluar kepada wasit dengan menggunakan teknologi Hawk-Eye.
  • Challenger – Turnamen yang memiliki level di bawah turnamen ATP. Pemain yang berkompetisi di sini akan mendapatkan poin untuk dapat bermain di turnamen kelas ATP.
  • Chip – memblok pukulan dengan underspin.
  • Chip and charge – Sebuah strategi yang menggunakan pukulan underspin dalam mengembalikan servis lawan kemudian diikuti oleh pergerakan ke depan net.
  • Chop – Pukulan dengan underspin yang ekstrim.
  • Clean the Line/Clip the Line – Pukulan di mana sebagian bagian dari bola jatuh di garis permainan.
  • Closed stance – Cara memukul bola dengan posisi badan yang paralel dengan garis baseline.
  • Code Violation – Peraturan di ATP di mana pemain melakukan pelanggaran dengan cara mengeluarkan suara-suara negatif/makian atau memukul bola dengan keras tidak dalam permainan. Pelanggaran pertama akan diberikan peringatan, kedua akan diberikan penalti pengurangan poin, ketiga diberikan pengurangan game dan keempat pertandingan dihentikan untuk kemenangan lawan.
  • Counterpuncher – Tipe permainan baseliner yang cenderung defensif.
  • Court – Lapangan yang memiliki ukuran tertentu untuk memainkan permainan tenis.
  • Crosscourt – Memukul bola menyilang ke arah area permainan lawan.
  • Cross-over – Pemain yang menyeberangi net ke daerah lawan. Dapat dilakukan dengan maksud baik atau bermusuhan. Seringkali dalam permainan tenis di lapangan tanah liat pemain melintasi net untuk melihat jejak jatuhnya bola bila ia merasa dirugikan oleh keputusan wasit.
  • Cyclops – Sebuah alat yang dipasang untuk mendeteksi apakah bola servis yang dipukulkan masuk atau keluar. Alat ini segera berbunyi apabila bola jatuh di luar garis servis.
  • Dead net (dead net cord) – Situasi di mana seorang pemain mendapatkan keuntungan dari pukulannya yang menyentuh ujung net kemudian bergulir ke daerah lawan.
  • Deep – Pukulan di mana bola jatuh di dekat garis baseline.
  • Deuce – Situasi pada poin 40-40 dan pemain harus merebut dua poin berturut-turut untuk memenangkan sebuah game.
  • Deuce court – Sisi kanan lapangan tenis menurut masing-masing pemain.
  • Dink – Pukulan yang lamban dan tidak bertenaga.
  • Dirtballer – Pemain spesialis tanah liat.
  • Double Bagel – 2 set menang dengan skor 6-0, 6-0: lihat Bagel
  • Double Fault – Dua kali melakukan kesalahan pada saat melakukan servis.
  • Doubles – Permainan tenis yang dimainkan oleh 4 orang, masing-masing 2 orang tiap sisi lapangan.
  • Down the line – Memukul bola lurus ke arah daerah permainan lawan.
  • Drop shot – Pukulan yang dipukul dengan pelan dan jatuh di dekat net untuk memancing pemain berlari ke depan.
  • Drop volley – Pukulan drop shot yang dihasilkan dari voli.
  • Fault – Kesalahan pada pukulan servis di mana bola jatuh di luar daerah servis yang dituju.
  • First Service – Pukulan servis pertama dari dua kesempatan pukulan yang diberikan kepada pemain untuk memulai permainan.
  • Flat – e.g. Pukulan yang tidak atau sedikit sekali memiliki efek spin pada bola.
  • Follow through – Ayunan lanjutan dari fase pukulan tenis setelah bola dipukul.
  • Foot fault – Situasi di mana pemain pada saat melakukan servis melakukan pelanggaran dengan cara kakinya menginjak atau masuk ke daerah permainan sebelum bola servis dipukul.
  •  Forced error – Situasi di mana lawan melancarkan pukulan yang susah dijangkau sehingga bola bergulir ke luar.
  • Forehand – Pukulan tenis sebuah pukulan di mana telapak tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan dan pemain memukul bola dengan ayunan yang datang dari belakang badan pemain serta bagian depan raket menghadap bola.
  • Game point – Situasi di mana pemain yang sedang memimpin perolehan angka hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan game.
  • Golden Set – Memenangkan set tanpa kehilangan poin
  • Golden Slam – Memenangi seluruh Grand Slam dan menjadi merebut emas pada Olimpiade.
  • Grand Slam – Turnamen tenis yang paling bergengsi di seluruh dunia: Australian Open, French Open, Wimbledon, dan French Open.
  • Groundies – lihat Groundstroke
  • Groundstroke – Pukulan backhand atau forehand yang dilakukan setelah bola memantul.
  • H4cker – Istilah untuk pemain pemula atau menengah.
  • Hail Mary – Pukulan lob yang sangat tinggi terutama untuk bertahan.
  • Half volley – Pukulan volley yang dilakukan tepat setelah bola memantul.
  • Head – (racket) Bagian dari raket yang terdapat senar.
  • Hold – Memenangi game pada posisi servis.
  • I-formation – (in doubles) Formasi pada permainan ganda di mana kedua pemain berdiri pada sisi yang sama sebelum memulai permainan/melakukan servis.
  • Inside-out – Berlari ke arah sisi yang berlawanan dan memukul bola menyilang.
  •  Inside-in – Berlari ke arah sisi yang berlawanan dan memukul bola lurus.
  • Insurance Break – mendapatkan keuntungan/poin dari dua kali servis break.
  • ITF – the International Tennis Federation, Asosiasi yang mengatur pertenisan dunia.J
  • Jamming – Pukulan servis atau pengembalian yang mengarah ke badan lawan.

Aturan lainnya: