Teknik Dasar Sepak Takraw dan Gambarnya

Seorang Pemain sepak takraw dituntut untuk mempunyai kemampuan atau keterampilan yang baik dalam hal menguasai kemampuan dasar bermain sepaktakraw. Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa, (1992: 15). Tanpa menguasai kemampuan dasar atau teknik dasar, maka permainan
sepaktakraw tidak dapat dimainkan dengan baik. Agar dapat melatih penguasaan teknik dan taktik permainan sepaktakraw harus berpedoman pada gerakangerakan yang mudah ke sulit.

Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa (1992: 15) ”teknik dasar sepaktakraw terdiri dari: sepaksila, sepakkuda, sepakcungkil, menapak, sepakbadek, heading, mendada, memaha, dan membahu”. Berikut ini teknik dasar sepaktakraw:


Sepak Sila

Menurut Sulaiman (2004: 18), sepaksila adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian dalam. Sepaksila digunakan untuk menerima dan menguasai bola, mengumpan untuk serangan smash dan untuk  menyelamatkan serangan lawan.
Gambar Sepak Sila
Sepak Sila

Teknik melakukan Sepaksila :
  • Berdiri dengan dua kaki terbuka berjarak selebar bahu.
  • Jarak badan terhadap bola kurang lebih sejauh separuh panjang lengan, jadi badan lebih dekat terhadap bola karena kaki pemukul berada dengan posisi seperti orang bersila (ditekuk).
  • Kaki sepak digerakkan melipat setinggi lutut kaki tumpu.
  • Bola dikenai atau bersentuh dengan bagian dalam kaki sepak pada bagian bawah bola.
  • Kaki tumpu agak ditekuk sedikit dan badan dibungkukan sedikit.
  • Kedua tangan dibuka dan di bengkokan pada siku untuk menjaga keseimbangan.
  • Pergelangan kaki sepak pada waktu menyepak dikencangkan.
  • Sepak kuda / sepak kura
    Sepak Kuda/
    Sepak Kura
  • Bola disepak ke atas lurus melewati kepala.

Sepak Kuda (Sepak Kura)

Sepak kuda atau sepak kura adalah sepakan dengan menggunakan kura kaki atau dengan punggung kaki. Digunakan untuk menyelamatkan bola dari serangan lawan, memainkan bola dengan usaha menyelamatkan bola dan mengambil bola yang rendah.


Sepak Cungkil

Sepak cungkil adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki (jari kaki). Digunakan untuk mengambil bola yang jauh, rendah dan bola-bola yang liar pantulan dari bloking.


Menapak

Menapak adalah menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki. Digunakan untuk : smash ke pihak lawan, menahan atau membloking smash dari pihak lawan dan menyelamatkan bola dekat net (jaring).


Sepak Cungkil
Sepak Cungkil
Sepak Simpuh atau Sepak Badek

Sepak badek adalah menyepak bola dengan kaki bagian luar atau samping luar. Digunakan untuk menyelamatkan bola dari pihak lawan dan mengontrol bola dalam usaha penyelamatan.


Main Kepala (heading)

Main Kepala (heading) adalah memainkan bola dengan kepala. Digunakan untuk menerima bola pertama dari pihak lawan, meyelamatkan bola dari serangan lawan.


Mendada

Mendada adalah memainkan bola dengan dada, digunakan untuk mengontrol bola untuk dapat dimainkan selanjutnya.


Memaha

Memaha adalah memainkan bola dengan paha dalam usaha mengontrol bola, digunakan untuk menahan, menerima dan menyelamatkan bola dari serangan lawan.


Membahu

Membahu adalah memainkan bola dengan bahu dalam usaha mempertahankan dari serangan pihak lawan yang mendadak, dimana pihak pertahanan dalam keadaan terdesak dan dalam posisi yang kurang baik.

Aturan lainnya: